Di tengah semakin aktifnya masyarakat menggunakan berbagai platform digital, modus penipuan online juga terus berkembang dengan beragam cara. Salah satunya adalah phishing, yaitu upaya penipuan untuk mencuri informasi pribadi atau mengambil alih akun melalui pesan, tautan, maupun situs palsu yang dibuat menyerupai layanan resmi.
Modus ini kerap dikemas dalam bentuk informasi atau penawaran menarik, mulai dari hadiah, promo, hingga peluang kerja sama yang mengatasnamakan perusahaan ternama. Salah satu contoh yang belakangan muncul adalah penipuan berkedok tawaran endorsement palsu, yang menyasar konten kreator dan affiliate melalui tautan konfirmasi kerja sama untuk mengambil alih akun media sosial.
Agar tidak terjebak, penting untuk mengenali ciri-ciri phishing dan langkah sederhana untuk melindungi akun. Yuk, simak lima tips berikut!
Kenali Modus Penipuan Phishing Lewat Tawaran Kerja Sama Palsu
Modus phishing bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari penawaran hadiah, promo menarik, hingga peluang kerja sama yang mengatasnamakan perusahaan atau brand ternama. Pelaku biasanya menghubungi calon korban melalui pesan pribadi, email, atau media sosial dengan informasi yang terlihat meyakinkan.
Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah tawaran kerja sama atau endorsement palsu. Pelaku dapat memulai percakapan dengan menanyakan rate card, menawarkan honor atau komisi menarik, lalu meminta calon korban mengklik tautan untuk mengonfirmasi kerja sama.
Di sinilah jebakan phishing bisa terjadi. Tautan tersebut dapat mengarahkan korban ke situs palsu yang menyerupai halaman resmi, kemudian meminta informasi pribadi, data login, atau akses ke akun media sosial. Jika berhasil, pelaku berpotensi mengambil alih akun dan menyalahgunakannya untuk melakukan penipuan lanjutan.
Karena itu, jangan langsung percaya pada pesan atau tautan yang terlihat resmi, meskipun menggunakan nama perusahaan ternama, logo brand, atau menawarkan keuntungan menarik. Selalu periksa keaslian informasi sebelum mengklik tautan atau memberikan akses akun.
1. Dapat Tawaran Endorse Mendadak? Cek Dulu Identitas Pengirimnya!
Siapa yang tidak senang mendapat tawaran endorsement, apalagi dari brand yang sudah dikenal? Meski begitu, jangan terburu-buru menyetujui kerja sama hanya karena pengirim menggunakan nama atau logo perusahaan ternama.
Periksa alamat email, akun media sosial, dan identitas pihak yang menghubungimu. Waspadai akun yang menggunakan nama menyerupai brand resmi, tetapi memiliki alamat atau identitas yang berbeda.
Jika menerima tawaran yang mengatasnamakan Shopee, pastikan keasliannya melalui kanal resmi sebelum memberikan informasi atau menyetujui langkah berikutnya.
2. Diminta Klik Link Konfirmasi? Jangan Asal Buka!
Tautan konfirmasi kerja sama mungkin terlihat seperti prosedur biasa. Namun, dalam modus phishing, link tersebut justru menjadi cara pelaku mengarahkan korban ke halaman palsu.
Jangan hanya melihat logo atau tampilan website. Perhatikan alamat URL secara menyeluruh, termasuk ejaan domain dan karakter tambahan yang tidak biasa. Situs palsu bisa dibuat menyerupai halaman resmi, sehingga tampilannya saja tidak cukup untuk memastikan keamanan.
Jika ragu, jangan melanjutkan proses melalui tautan yang dikirim. Sebaiknya buka aplikasi atau situs resmi secara langsung untuk melakukan pengecekan.
3. Jangan Sembarangan Menghubungkan Akun Media Sosial!
Bagi konten kreator, akun media sosial bukan sekadar tempat membagikan konten, tetapi juga menjadi sarana membangun audiens dan menjalankan kerja sama dengan brand.
Karena itu, berhati-hatilah jika sebuah tawaran endorsement meminta kamu menghubungkan akun media sosial, memberikan akses pengelolaan akun, atau menyetujui izin yang tidak jelas kegunaannya.
Sebelum menghubungkan akun ke layanan lain, pastikan platform dan tujuan akses tersebut benar-benar tepercaya. Jangan menyetujui permintaan hanya karena disebut sebagai syarat administrasi atau pencairan komisi.
4. Jaga Kerahasiaan PIN, Password, dan Kode OTP
Selain melalui tautan palsu, pelaku phishing juga dapat berusaha memperoleh informasi penting seperti kata sandi, PIN, atau kode OTP dengan berbagai alasan, mulai dari verifikasi identitas hingga konfirmasi pembayaran.
Ingat, jangan pernah membagikan PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai perwakilan perusahaan atau layanan pelanggan.
Untuk perlindungan tambahan, aktifkan verifikasi dua langkah (two-factor authentication) pada akun Shopee, email, dan media sosial yang kamu gunakan. Fitur ini membantu menambah lapisan keamanan apabila kata sandi diketahui pihak lain.
Sudah Terlanjur Klik Link Phishing? Ini yang Bisa Kamu Lakukan
Jika kamu telanjur membuka tautan mencurigakan, jangan panik. Langkah selanjutnya bergantung pada apakah kamu hanya membuka halaman atau sudah memasukkan informasi dan memberikan akses akun.
Jika sudah memasukkan kata sandi, kode verifikasi, atau menyetujui akses dari halaman mencurigakan, segera lakukan langkah berikut:
- Ganti kata sandi akun terkait melalui aplikasi atau situs resmi, sebaiknya menggunakan perangkat yang aman.
- Keluar dari sesi login yang tidak dikenal dan cabut izin akses aplikasi atau layanan mencurigakan jika fitur tersebut tersedia.
- Aktifkan verifikasi dua langkah untuk meningkatkan perlindungan akun.
- Hubungi layanan pelanggan resmi platform terkait jika akun tidak dapat diakses atau ditemukan aktivitas yang tidak dikenal.
- Beri tahu pengikut atau kontak terdekat apabila akunmu diduga telah diambil alih, agar mereka tidak mengikuti pesan atau tautan mencurigakan yang dikirim atas namamu.
Jika informasi keuangan juga telah dibagikan atau terdapat transaksi yang tidak dikenali, segera hubungi penyedia layanan keuangan melalui kanal resmi untuk meminta bantuan pengamanan akun.
Tetap Waspada agar Aktivitas Digital Lebih Aman!
Tawaran kerja sama bisa menjadi peluang menarik bagi konten kreator dan affiliate. Namun, penting untuk selalu memastikan keaslian informasi sebelum memberikan akses akun atau mengikuti instruksi dari pihak yang belum terverifikasi.
Ingat, nama brand ternama, tampilan website yang meyakinkan, hingga janji pembayaran melalui ShopeePay bukan jaminan bahwa sebuah tawaran benar-benar resmi.
Dengan membiasakan diri memeriksa pengirim, mengecek tautan, menjaga kerahasiaan informasi, dan menerapkan prinsip 3C, kamu bisa lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan phishing.
Yuk, lebih teliti sebelum klik dan selalu utamakan keamanan akun agar aktivitas digital tetap nyaman!
—
Download aplikasi ShopeePay sekarang untuk pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, dan menguntungkan.
ShopeePay berizin dan diawasi oleh Bank Indonesia.
—
Butuh Bantuan?
Jika Anda mengalami masalah, hubungi Customer Service atau cek Pusat Bantuan di aplikasi ShopeePay


